PM-AAS Hadir di Muratara, BRMP Sumsel Bidik Produktivitas Padi Tembus 10 Ton per Hektare
MUSI RAWAS UTARA - BRMP Sumatera Selatan terus memperkuat modernisasi pertanian melalui penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Tanam Padi yang digelar di Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (28/7/2026).
Gerakan tanam ini menjadi langkah awal pengembangan PM-AAS di Muratara pada lahan seluas 1 hektare dari total target 43 hektare. Kegiatan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Al Azhar, S.Kom., M.Si. mewakili Bupati Muratara, Kepala BRMP Sumsel Dr. Noor Roufiq Ahmadi, S.TP., M.P., Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara Ade Meiri Siswani, S.P., M.P., para penyuluh pertanian, petani, serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Dr. Noor Roufiq Ahmadi menegaskan bahwa PM-AAS merupakan inovasi budidaya padi berbasis mekanisasi dan teknologi modern yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas. Melalui penerapan teknologi ini, produktivitas padi di Muratara ditargetkan meningkat hingga 10 ton per hektare, jauh di atas rata-rata produksi saat ini yang masih berkisar 5–6 ton per hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara menyampaikan apresiasi kepada BRMP Sumsel atas dukungan penerapan PM-AAS yang diharapkan mampu mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan menguntungkan petani. Sementara itu, Staf Ahli Bupati mengajak seluruh penyuluh pertanian untuk mengawal penerapan teknologi ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh petani di seluruh wilayah Muratara.
Kegiatan ditutup dengan penanaman padi menggunakan drum seeder melalui sistem tanam benih langsung (tabela) berpola 4:1. Penerapan PM-AAS diharapkan menjadi tonggak peningkatan produktivitas padi, mempercepat masa tanam, serta memperkuat kontribusi Kabupaten Musi Rawas Utara dalam mendukung target swasembada pangan nasional.